Sajak-Sajak Deny Tri Aryanti

http://www.infoanda.com/Republika
MASIHKAH KAU LIHAT LAUT DI UJUNG RAMBUTKU

Masihkah kau lihat laut di ujung rambutku Saat kutatap pelangi mulai memudar di celah jendela Dan pungguk mulai mengigaukan cinderela dengan sepatu kaca di ujung jarinya buihnya mulai memerah dipenuhi lembaran kata-kata meleler sepanjang muara bukit zaitun

kulayangkan hujan dengan mantra biru kurebahkan gemericik tetesannya di atas ranjang malamku sampai kulihat purnama menyapa ranting dengan senyum sengit di ubun-ubunnya

Masihkah kau lihat laut di ujung rambutku Saat api mulai dingin dan jalur pekuburanku mulai retak Menggantung pada ranting-ranting setebal kata Terkikis bukit cemara yang kian ngungun

Rambutku mulai memutih oleh buih ombak Melampaui karang menerjang hembusan sunyi Di tengah lolongan bunga tulip dan tetesan mendung

Masihkah kau lihat laut di ujung rambutku Dengan juntaian pelir di celahnya Dan geraian tinta merah yang selalu meratapi malam

Sby, Mei 05



KETIKA SURGA MENJEMPUT SENJA

Kuratapi lonceng gereja di pinggir bukit Melepas senja tanpa baju dan sepatu berenda Gelas-gelas vodka tercecer di sela vagina Mengundang kemunafikan dalam temaram surga

Selendangku pudar warna oleh hujan Meregangkan keajaiban di tengah pesta misa Meski ribuan kata telah melemparku pada muara

Kumaknai sebuah legenda Dengan istana salju di bola matamu menggemakan lonceng menara tanpa perdu sunyi dalam doanya

upacara surga berakhir dengan kartu dan hembusan nafas pelacur sampai kutuliskan senja pada mendung hujan tak hadir dalam pesta ballerina meneguk tetesan tuba yang kurangkai menjadi hiasan indah rambut ikalmu

tarian kecil kaki-kaki mungil menghentak menenggelamkan laut pada mimpi menjemput senja di perbatasan kata-kata

Sby, Mei 05

Deny Tri Aryanti lahir di Trenggalek, 7 April 1980. Belajar berkesenian dan menulis di Teater GAPUS Surabaya. Karya-karyanya dimuat di beberapa media cetak, antara lain Majalah Sastra, Jurnal Kalam, Bentara-Kompas, Media Indonesia, Suara Pembaruan, dan Republika. Sajak-sajaknya juga terkumpul dalam Hijau Kelon & Puisi 2002 dan Menguak Tanah Kering. Buku kumpulan sajaknya yang telah terbit, antara lain Janin Dalam Kamar Mandi. Sehari-hari dia mengajar di Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al Hakim Surabaya.

Komentar