Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2011

CAKRAWALA TERTUTUP ASAP HITAM (I)

(sekilas ingatan pada kebakaran kapal Mustika Kencana 2)
Muhammad Zuriat Fadil
http://sastra-indonesia.com/

hasbunallah wa nikmal wakiil,,,,, ni’mal mwla wa ni’ma natsir

Maha Suci Allah pemilik segala nama, penguasa alam semesta. Maha Kuasa Dia yang dengan kasihNya mengutus para jiwa suci ke dunia, mengutus Rasulullah Muhammad Sholllallahu alaihi wa sallam dengan yang akhlak mulia lagi terpuji menjadi penebar syafaat bagi seluruh makhluk.

Ini catatan saya tulis sebagai ujud syukur saya atas sebuah pengalaman yang baru saja saya alami, ini cuma pengalaman pribadi saya saja. Semoga pembaca yang budiman bisa mengambil pelajaran darinya, jikapun tidak ada kemanfaatan apa-apa ya anggap saja saya sedang melega-legakan diri karena telah lolos dari sebuah kejadian yang tak disangka-sangka kedatangannya.

Kisah ini baiknyalah saya mulai pada hari Ahad tertanggal 3 Juli 2011.

Saya sedang berada pada sebuah kapal yang akan membawa saya dan ayah saya menuju ke kampung halaman kami; Makassar. Hari itu, ti…

CAKRAWALA TERTUTUP ASAP HITAM (II)

(sekilas ingatan pada kebakaran kapal Mustika Kencana 2)
Muhammad Zuriat Fadil
http://sastra-indonesia.com/

Dan ya! Ini adalah hal yang paling tidak diinginkan ditengah lautan. Berada dalam lifecraft yang tergenang air laut saja cukup membuat kami sulit bertahan, apalagi lifecraftnya tenggelam, itu berarti kami harus bertahan dengan tenaga sendiri selama rentang waktu yang tidak menentu. Tanpa perlu menunggu lama, lifecraft kami sudah menjadi setumpukan karet yang berat dan mulai masuk kelelep ke dalam air. Pria yang bersama istri dan anaknya tadi lantas bilang “Semuanya jangan mencar! Pegangan tangan!!!” kami pun saling berangkulan, posisi kami sudah mengapung dilaut. Saya mendongak ke atas, matahari bersinar, hal ini membuat saya agak heran juga karena waktu di kapal tadi saya perkirakan awan hitam akan datang membawa hujan dan bahkan mungkin… badai!

Tak lama kemudian sesuatu muncul dari laut, tepat dibawah saya dengan bunyi “”bloopppp…” ternyata lifecraft itu masih bias mengembang lagi…

Sastra-Indonesia.com

PUstakapuJAngga.com