Langsung ke konten utama

Puisi Imamuddin SA

SAKRAMEN

bukanlah kau tlah berseru
menjelang keterlepasanmu:
“datanglah dalam perjamuan anggurku
pun aku kan membawamu terbang
menggapai semesta laku”.

ya, aku telah hadir dalam pestamu
duhai pemikul kayu,
seribu kali kucecap manis anggurmu
namun kau masih belum menyapa,
membawaku melayang jauh
menjenguk janjimu.

o, yang terindu
adakah kuluput menggenggam cawanmu
atau salah mengambil tempat simpuhku
hingga kau masih enggan membelaiku?

sungguh, dalam sakramen ini
aku terasing
menanti di hening permainan gangsing

Kendalkemlagi, Desember 2006

Komentar

Sastra-Indonesia.com

PUstakapuJAngga.com